Home
Rohis 24

Selamat datang di ROHIS 2015 SMA Negeri 3 Depok

About ROHIS 2015
Rohis 24

Segala sesuatu tentang ROHIS 2015 SMA Negeri 3 Depok

Event ROHIS 2015
Event Rohis

Acara-acara ROHIS yang akan dan telah terlaksana

Artikel Update
Artikel Update
Gallery
Rohis 24

Gallery ROHIS SMA Negeri 3 Depok

Posted by ROHIS SMAN 3 Depok - - 1 komentar

ANIMASI (Ajang Kreasi Seni Muslim dan Muslimah Smantie)
ini adalah acara terobosan baru dari ROHIS SMAN 3 DEPOK. Acara ini diadakan selain untuk mencari bibit-bibit unggul Seni Islam di SMAN 3 DEPOK adalah tidak lain dan tidak bukan adalah untuk melestarikan sekaligus mempopulerkan Seni-seni dalam Islam yang sekarang sudah mulai ditinggalkan oleh para remaja muda Islam. Dengan Tema acara " Amazing Things in Smantie ", akan banyak diadakan acara lomba-lomba yang menarik dalam acara ini. Lomba-lomba yang akan diadakan antara lain adalah Nasyid, Fotografi, MTQ, Khutbah, Kaligrafi, Komik Islami, Prakarya Seni, dan Muratal Quran.

mengenai lomba-lomba diatas berikut adalah susunan lomba beserta persyaratannya :

1. Nasyid.
a. 1 kelompok nasyid terdiri dari minimal 5 orang dan maksimal 8 orang
b. menyanyikan 2 lagu nasyid, lagu pertaman ditentukan panitia sedangkan lagu kedua adalah lagu bebas..
c. Kelompok Nasyid boleh bercampur, tidak terpaku kepada 1 kelas, dan masing-masing angkatan kelas harus menampilkan dan mengikuti minimal 2 grup nasyid pada perlombaan ini.
d. pendaftaran Lomba Nasyid ini dikenakan infaq Rp. 10.000 per kelompok nasyid.
c. Keputusan Juri tidak dapat diganggu gugat.

2. Fotografi
a. Lokasi pemotretan harus berada disekitar lingkungan SMAN 3 DEPOK.
b. Jumlah foto 1 buah.
c. Jumlah peserta tidak dibatasi setiap kelasnya.
d. Ukuran cetakan Foto minimal 4R.
e. Orisinil
f. Hasil Lomba menjadi milik panitia.
g. infaq pendaftaran Rp.5000

3. MTQ dan Sari Tilawah
a. Membaca Surat An-Nur ayat 34-35
b. 1 kelompok 2 orang
c. Infaq pendaftaran Rp.5000

4. Khutbah
a. Bertemakan " Seni dalam Islam"
b. Khutbah maksimal 15 menit
c. Diwajibkan bagi kelas 11 untuk ikut karena berkaitan dengan bahan ajaran pelajaran Agama Islam.
d. Bagi kelas 10 yang mau ikut Khutbahnya hanya selama 7 menit ( Kultum)
e. 1 kelas wajib mengikutsertakan 2 orang.
f.  infaq pendaftaran Rp.5.000

5. Kaligrafi
a. Sumber Kaligrafi adalah Asmaul Husna
b. Menggambar di Kertas A4 (kertas disediakan panitia)
c. Alat gambar membawa Sendiri
d. Waktu 2 jam
e. Infaq pendaftran Rp. 5000

6. Komik
a. komik harus betemakan = a. persahabatan dalam islam, b. Pengabdian Guru, C. Kiamat sudah dekat.
b. komik digambar dirumah dan dikumpulkan ke panitia
c. Infaq Pendaftaran  Rp.5000

Semua Lomba akan dilaksanakan pada minggu pertama bulan April 2010. Dan Pemenang lomba insyaAllah akan diberikan Tropi berupa PIALA  dan Sertifikat langsung dari sekolah serta Pin ROHIS SMAN 3 DEPOK untuk juara 1, 2 dan 3.


Sekian dan Terimakasih. mudah-mudahan acara ini bisa terlaksana dengan baik dan sukses..
amiennn
ROHIS 23 SMAN 3 DEPOK...
[ Read More ]

Posted by ROHIS SMAN 3 Depok - - 1 komentar

Sang dai pun manusia yang butuh di penuhi haq-haqnya. Ketika tubuhnya lelah maka istirahatlah tetapi istirahat untuk memupuk kembali energy yang telah terpakai,bukan istirahat untuk futur dari tarbiyah, maka adalah sebuah pemborosan ketika tubuh harus dipaksakan,kita harus banyak brlajar dari risalah pergerakan nabi kita muhamad saw.ketika beliau lelah pun beliau menyempatkan dirinya untuk rehat di siang hari guna membangkitkan kekuatan pikirannya,kekuatan fisiknya,dan kelembutan hatinya.
Untuk para ikhwah yang akan meneruskan perjuangan dakwah rosul dan kami,berfikirlah lebih kritis,dan lihatlah apa yang akan kita lakukan,jika itu lebih banyak mudhorotnya,dari pada ke marufannya.apakah kita akan memaksakan sesuatu yang baik dalam islam namun tidak efektif pelaksanaannya?
Jika ada sebuah pertanyaan lebih baik besok tapi baik apa lebih baik sekarang tapi tidak efektif dan tidak syar,I?
Tapi janganlah kita menjadi orang yang mengeluh Cuma karna hal sepele,kita harus tetap taat pada ALLAH, ROSUL dan ulil amri minkum,(pemimpinmu).tetaplah kembangkan ghirohmu, la tahzan dan jangn bersedih karna setiap kebaikan yang kamu lakukan pasti akan mendapatkan balasan yang sempurna dari ALLAH BERUPA SYURGANYA. AMIIN.

KADIV KADERSASI

JAJANG SYAHRONI.
[ Read More ]

Posted by ROHIS SMAN 3 Depok - - 0 komentar

assalamualaikum Rohis Sman 3 Depok...
kali ini Rohis akan membahas salah satu tanda" kiamat yang sekarang ini sedang terjadi.. ini akan dibahas dalam beberapa bagian dan ini adalah bagian pertama dari rangkaian postingan ini..



HUBUNGAN KIAMAT DENGAN GEDUNG" PENCAKAR LANGIT.


NEGARA-negara Arab saat ini tengah belomba-lomba membuat menara dan tower tertinggi di dunia. Seperti di Dubai awal tahun ini, telah meresmikan bangunan dengan ketinggian mencapai lebih dari 800 meter dan mengalahkan Taipei 101 di Taiwan yang sebelumnya di klaim sebagai gedung tertinggi di dunia dengan ketinggian 508 meter.
Kalau kita perhatikan, dunia mulai dipenuhi gedung-gedung pencakar langit. Orang-orang berlomba-lomba membangun gedung-gedung tinggi yang seolah-olah mencakar langit. Bahkan dalam kurun waktu 2010 hingga 2020 akan banyak dibangun proyek gedung-gedung pencakar langit lainnya, seperti Russia Tower dengan ketinggian 2009 m, Chicago Spire dengan ketinggian 2000 m, Meccah clock royal tower dengan ketinggian 1893 m, direncanakan jam ini akan 5 kali lebih besar dari big ben di London
Tidak puas dengan kemegahan Burj Dubai, bahkan Dubai akan membangun kembali gedung tertinggi nomer satu di dunia, gedung ini diberi nama Nakhel Tower dengan ketinggian 3,281 m (coba bayangkan betapa tingginya gedung itu?). Direncanakan akan selesai dikerjakan pada 2020. Informasi ini membuat kita bangga tapi juga sekaligus kecewa. Mengapa???
Berdirinya Burj Dubai di negeri Muslim satu sisi menjadi kebanggan tersendiri, karena dengan itu terbukti saat ini negeri Muslim mampu berjejer dan tak kalah hebatnya dengan negara adidaya Paman Sam yang terkenal dengan kemegahan gedung pencakar langitnya, Namun disisi lainnya, ’perlombaan’ membuat gedung pencakar langit mengusik nurani saudara-saudara muslim yang saat ini masih teraniaya. Berita terakhir disebutkan, Jalur Gaza akan dijadikan kuburan massal dengan pembangunan tembok baja oleh Mesir. Kenapa sih, negara-negara muslim yang kaya itu (sepertinya) menutup mata????
Jika saja dana untuk pembangunan gedung pencakar langit yang jumlahnya tak sedikit digunakan untuk dana rekonstruksi Palestina, pasti akan menggairahkan kehidupan Palestina yang kian redup atau dana itu bisa juga digunakan untuk membantu kaum muslimin dengan menggairahkan kehidupan ekonominya. Hal ini tentunya akan lebih banyak manfaatnya. Namun sayang kita tidak punya kuasa untuk itu.
Kiamat Sudah Dekat?
Bisa jadi pemilik gedung di Dubai itu terinspirasi salah satu nama surat di Al Quran, Al Burj yang berarti gugusan bintang. Terlepas dari berapapun tingginya gedung-gedung diatas, coba kita lihat informasi dari Rasulullah tentang fenomena ciri-ciri akhir zaman, seperti dalam kitab hadist Arba’in karya An Nawawiyah, hadis ke-2 disebutkan, saat seseorang yang ternyata malaikat Jibril menyamar datang kepada Rasulullah SAW saat duduk-duduk bersama Umar r.a.“...Beritahu aku tentang hari kiamat...”Beliau menjawab, ...telah berlomba-lomba mendirikan bangunan...”(HR. Muslim).
Sejarah itu terus berulang, bukankah kaum terdahulu adalah kaum yang kuat, yang pandai membuat kemegahan dengan membangun gedung-gedung tinggi. Karena keangkuhan mereka maka Allah menghancurkan negeri para pembangkang itu dengan sehancur-hancurnya, namun ada juga sebagian yang masih tersisa, supaya menjadi pelajaran bagi ummat setelahnya.

Bukankah  Allah SWT menggilirkan peristiwa kehidupan sesuai yang dikehendaki-Nya, agar kita sebagai manusia bisa mengambil pelajaran dari peristiwa itu. Dan inilah salah satu rahasia mengapa kandungan Al Quran banyak didominasi dengan berita sejarah.
Sebagai ummat akhir zaman, kita tidak tahu, berlomba-lomba dalam membuat gedung tertinggi ini menjadi kebanggan atau malah sebaliknya, menjadi perenungan bagi kita, bahwa fenomena ini semakin menguatkan sinyal bahwa tanda-tanda semakin dekatnya hari kiamat itu kian dekat. Wallahu’alam.***
“Ya Allah, anugerahkanlah kepadaku kecerdasan dan jauhkanlah aku dari kejahatan nafsuku.” Amin.

ROHIS SMAN 3 DEPOK
[ Read More ]

Posted by ROHIS SMAN 3 Depok - - 0 komentar

Rohissman3depok.blogspot.com - “Hai orang-orang yang beriman, rukuklah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Tuhanmu dan berbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan.” (QS. Al-Hajj: 77)

Ayat ini merupakan ayat kedua terakhir dari surah yang unik dan istimewa, surah al-Hajj. Dikatakan surah yang unik karena sebagian ulama tafsir menggolongkan surah ini ke dalam kategori surah Makkiyah, namun sebagian yang lain justru sebaliknya menggolongkannya ke dalam kategori surah Madaniyah. Surah ini juga unik karena di dalamnya ada dua ayat sajdah, yaitu ayat 18 dan ayat ini seperti yang di pahami dari sebuah riwayat dari Uqbah bin Amir:

”Keutamaan surah al-Hajj karena terdapat dua ayat sajdah padanya. Barangsiapa yang tidak bersujud pada keduanya, janganlah ia membaca surah ini.” (HR. at-Tarmidzi dan Abu Dawud)

Ayat ini menggambarkan secara ringkas manhaj Allah SWT untuk manusia dan beban taklif bagi mereka agar mendapatkan keselamatan dan kemenangan. Ia di awali dengan perintah untuk rukuk dan sujud yang merupakan gambaran gerakan shalat yang tampak dan jelas, dilanjutkan dengan perintah untuk beribadah secara umum yang meliputi segala gerakan, amal dan pikiran yang di tujukan hanya kepada Allah SWT sehingga segala aktivitas manusia bisa beralih menjadi ibadah bila hati ditujukan hanya kepada Allah SWT bahkan Kenikmatan-kenikmatan dari kelezatan hidup dunia yang dirasakannya dapat bernilai ibadah yang di tulis sebagai pahala amal baik .

Ayat ini di tutup dengan perintah berbuat baik secara umum dalam hubungan horizontal dengan manusia setelah perintah untuk membangun hubungan vertikal dengan Allah SWT, dalam shalat dan ibadah lainnya. Oleh sebab itu, perintah ibadah dimaksudkan agar umat Islam selalu terhubung dengan Allah SWT sehingga kehidupan berdiri di atas fondasi yang kukuh dan jalur yang dapat membawa kepada-Nya. Sedangkan perintah untuk melakukan kebaikan, dapat membangkitkan kehidupan yang istiqamah dan kehidupan masyarakat yang penuh dengan suasana kasih sayang.

Perintah ini dipertegas kembali di akhir surah al-Hajj, bahwa umat Islam akan mampu mempertahankan eksistensinya sebagai umat pilihan dan sebagai saksi atas umat yang lain manakala mampu membina hubungan baik dengan Allah SWT dan membina hubungan baik sesama manusia:

”Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim dari dahulu, dan (begitu pula) dalam (AL-Qur’an) ini, supaya Rasul itu menjadi saksi atas dirimu dan supaya kamu semua menjadi saksi atas segenap manusia, maka dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat dan berpeganglah kamu pada tali Allah. Dia adalah pelindungmu, Dialah sebaik-baik pelindung dan Sebaik-baik penolong.” (QS. al-Hajj:78)

Pada ayat di atas, Allah SWT memberi perintah kepada orang beriman agar mampu membangun kesalehan personal dan sosial secara bersamaan agar senantiasa dalam kemenangan, rukuk dan sujud merupakan cermin tertinggi dari pengabdian seseorang kepada Allah SWT, sedang ”berbuatlah kebaikan” merupakan indikasi kesalehan sosial.

Secara redaksional dalam urutan perintah ayat di atas, ternyata Allah SWT mendahulukan kesalehan personal dari kesalehan sosial. Ini berarti bahwa untuk membangun kesalehan sosial, harus dimulai dengan kesalehan personal. Atau kesalehan personal akan memberikan kekuatan untuk saleh juga secara sosial. Bahkan seluruh perintah beribadah kepada Allah SWT dimaksudkan agar lahir darinya kesalehan sosial, seperti shalat misalnya, bagaimana ia bisa mencegah dari perbuatan keji dan munkar:

“Dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan munkar.” (QS. Al Ankabut : 45)

Kisah yang diabadikan oleh Rasulullah SAW dalam sebuah haditsnya bagaimana seorang wanita yang saleh secara personal yang diwujudkan dengan ibadah shalat, puasa dan ibadah mahdhah lainnya namun ternyata Rasulullah SAW menyatakan bahwa ia dalam neraka. Karena ternyata kesalehan itu tidak membawanya menuju kesalehan sosial, bahkan ia cenderung tidak mampu menjaga lisannya dari tidak melukai hati orang lain.

Dalam tataran tafsir Al-Qur’an dengan Al-Qur’an, terdapat beberapa hubungan dan korelasi (munasabah) yang sangat erat antara kesalehan personal dan sosial dengan nilai-nilai mulia dari ajaran Islam. Untuk menggapai predikat ihsan misalnya, seseorang dituntut untuk mampu sholeh secara individu dan sosial yang diwakili dengan shalat malam dan berinfak,

“Sesungguhnya mereka sebelum itu di dunia adalah orang-orang yang berbuat kebaikan. Di dunia mereka sedikit sekali tidur di waktu malam. Dan selalu memohonkan ampunan di waktu pagi sebelum fajar. Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian.” (QS. Adz-Dzariyat : 16-19)

Ibnu Asyur mengomentari ayat ini dengan menjelaskan bahwa dua bentuk amal inilah yang sangat berat untuk dilakukan karena: pertama, bangun malam merupakan sesuatu yang sangat berat karena mengganggu istirahat seseorang. Padahal amal itu merupakan amal yang paling utama untuk membangun kesalehan personal seseorang. Kedua, amal yang melibatkan harta terkadang sangat sukar untuk dipenuhi karena manusia pada dasarnya memiliki sifat kikir dengan sangat mencintai hartanya. Di sinilah Allah SWT menguji kesalehan sosial seseorang dengan memintanya untuk mengeluarkan sebagian harta untuk mereka yang membutuhkan.

Nilai lain yang terkait dengan dua kesalehan ini, adalah sebab utama yang paling banyak menjerumuskan seseorang ke dalam neraka karena tidak mampu membentengi diri dengan dua kesalehan tersebut, seperti pernyataan jujur penghuni neraka yang diabadikan Allah SWT dalam firman-Nya,

“Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)? Mereka menjawab, ’Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat dan kami tidak pula memberi makan orang miskin dan adalah kami membicarakan yang batil, bersama dengan orang-orang yang membicarakannya.” (QS. Al-Mudatsir : 42-45)

Resep agar tidak bersifat keluh kesah lagi kikir juga sangat terkait dengan kemampuan seseorang membangun dalam dirinya dua kesalehan tersebut secara simultan. Allah SWT memberi jaminan,

“Kecuali orang-orang yang mengerjakan shalat, yang mereka itu tetap mengerjakan shalatnya, dan orang-orang dalam hartanya tersedia bagian tertentu, bagi orang miskin yang meminta dan orang yang tidak memiliki apa-apa (yang tidak mau meminta).” (QS. Al-Ma’arij : 22-25)

Berapa banyak dari umat ini yang hanya mementingkan saleh secara sosial tapi lupa akan hubungan baik dengan Allah SWT. Sebaliknya, banyak juga yang saleh secara personal namun ketika berhadapan dengan sosial, ia larut dan tidak mampu membangun kesalehan di tengah-tengah mereka. Sungguh umat ini sangat membutuhkan kehadiran komunitas yang saleh secara personal, dalam arti mampu menjaga hubungan baik dengan Allah SWT. Saleh secara sosial dalam arti mampu memelihara hubungan baik dan memberi kebaikan dan manfaat yang besar bagi kemanusiaan. (Allahu a’lam)

Sumber : Dakwatuna.com
[ Read More ]

Posted by ROHIS SMAN 3 Depok - - 0 komentar

Untuk mewujudkan generasi yang pintar ini persiapannya dimulai sejak bayi masih dalam kandungan. Setelah mengetahui sang ibu sedang mengandung, sang ibu akan sering menyanyi dan bermain piano. Si ibu dan bapak akan membeli buku matematika dan menyelesaikan soal bersama suami, bahkan mereka sering membawa buku matematika dan bertanya kepada para guru tentang beberapa soal yang tak dapat diselesaikan. Sungguh heran mengherankan mungkin bagi kita orang Indonesia. 

Mereka melakukan ini untuk anak saya yang masih di kandungan, dan mereka berpendapat bahwa yang dilakukan adalah melatih otaknya, dan berharap semoga anaknya kelak menjadi jenius. Kembali ke matematika tadi, tanpa merasa jenuh si calon ibu mengerjakan latihan matematika sampai genap melahirkan. 

Selain itu sejak awal mengandung sang ibu suka sekali memakan kacang badam dan korma bersama susu. Tengah hari makanan utamanya roti dan ikan tanpa kepala bersama salad yang dicampur dengan badam dan berbagai jenis kacang-kacangan. Menurut mereka daging ikan sungguh baik untuk perkembangan otak dan kepala ikan mengandungi kimia yang tidak baik yang dapat merusak perkembangan dan penumbuhan otak anak di dalam kandungan. Ini adalah adat orang orang Yahudi ketika mengandung. menjadi semacam kewajiban untuk ibu yang sedang mengandung mengonsumsi pil minyak ikan.

Menu makan sangat diperhatikan betul dan biasanya kalau sudah ada ikan, tidak ada daging. Ikan dan daging tidak ada bersama di satu meja. Menurut orang Yahudi, campuran daging dan ikan tak bagus dimakan bersama. Salad dan kacang, harus, terutama kacang badam. Uniknya lagi mereka akan makan buah buahan dahulu sebelum hidangan utama. Jangan terperanjat jika Anda diundang ke rumah oarang Yahudi anda akan dihidangkan buah buahan dahulu. Menurut mereka, dengan memakan hidangan kabohidrat (nasi atau roti) dahulu kemudian buah buahan, ini akan menyebabkan kita merasa ngantuk. Akibatnya lemah dan payah untuk memahami pelajaran di sekolah.

Di Israel, merokok adalah tabu, apabila Anda diundang makan dirumah orang Yahudi, jangan sekali kali merokok. Tanpa sungkan mereka akan menyuruh Anda keluar dari rumah mereka. Menyuruh Anda merokok di luar rumah mereka. Menurut ilmuwan di Universitas Israel, penelitian menunjukkan nikotin dapat merusakkan sel utama pada otak manusia dan akan melekat pada gen. Artinya, keturunan perokok bakal membawa generasi yang cacat otak ( bodoh). Suatu penemuan yang dari saintis gen dan DNA Israel. 

Perkembangan masa anak-anak bagi orang Yahudi sangat diperhatikan. Mereka sangat memperhatikan makanan, makanan awal adalah buah buahan bersama kacang badam, diikuti dengan menelan pil minyak ikan (code oil lever). Anak-anak Yahudi sungguh cerdas. Rata rata mereka memahami tiga bahasa, Hebrew, Arab dan Inggris. Sejak kecil mereka telah dilatih bermain piano dan biola. Ini adalah suatu kewajiban. Menurut mereka bermain musik dan memahami not dapat meningkatkan IQ. Sudah tentu bakal menjadikan anak pintar.

Ini menurut saintis Yahudi, hentakan musik dapat merangsang otak. Tak heran banyak pakar musik dari kaum Yahudi. Seterusnya di kelas 1 hingga 6, anak anak Yahudi akan diajar matematika berbasis perniagaan. Pelajaran IPA sangat diutamakan. Perbandingan dengan anak-anak di California, dalam tingkat IQ-nya bisa saya katakan 6 tahun kebelakang. Bagaimana dengan anak-anak di Indonesia?. Segala pelajaran akan dengan mudah di tangkap oleh anak Yahudi. Selain dari pelajaran tadi olahraga juga menjadi kewajiban bagi mereka. Olahraga yang diutamakan adalah memanah, menembak dan berlari. Menurut orang Yahudi, memanah dan menembak dapat melatih otak fokus. Disamping itu menembak bagian dari persiapan untuk membela negara.

Pada masa sekolah tinggi (menengah), murid-murid digojlok dengan pelajaran sains. Mereka didorong untuk menciptakan produk. Meski proyek mereka kadangkala kelihatannya lucu dan memboroskan, tetap diteliti dengan serius. Apa lagi kalau yang diteliti itu berupa senjata, medis dan teknik. Ide itu akan dibawa ke jenjang lebih tinggi.

Satu lagi yg di beri keutamaan ialah fakultas ekonomi. Mungkin anda akan terperanjat melihat mereka begitu agresif dan seriusnya mereka belajar ekonomi. Diakhir tahun diuniversitas, mahasiswa diharuskan mengerjakan proyek. Mereka harus memperaktekkanya. Anda hanya akan lulus jika team Anda (10 pelajar setiap kumpulan) dapat keuntungan sebanyak $US 1 juta! Anda terperanjat? Itulah kenyataannya. 

Kesimpulannya, melahirkan anak dan keturunan yang cerdas adalah keharusan. Tentunya bukan perkara yang bisa diselesaikan semalaman. Perlu proses, melewati beberapa generasi mungkin? 

Kabar lain tentang bagaimana pendidikan anak adalah dari saudara kita di Palestina. Mengapa Israel mengincar anak-anak Palestina. Terjawab sudah mengapa agresi militer Israel yang biadab dari 27 Desember 2008 kemarin memfokuskan diri pada pembantaian anak-anak Palestina di Jalur Gaza. Seperti yang kita ketahui, setelah lewat tiga minggu, jumlah korban tewas akibat holocaust itu sudah mencapai lebih dari 1300 orang lebih. Hampir setengah darinya adalah anak-anak. Selain karena memang tabiat Yahudi yang tidak punya nurani, target anak-anak bukanlah kebetulan belaka. Sebulan lalu, seuai Ramadhan 1429 Hijriah, Ismail Haniya, pemimpin Hamas, melantik sekitar 3500 anak-anak Palestina yang sudah hafidz al-Quran. 

Anak-anak yang sudah hafal 30 juz Alquran ini menjadi sumber ketakutan Zionis Yahudi. "Jika dalam usia semuda itu mereka sudah menguasai Alquran, bayangkan 20 tahun lagi mereka akan jadi seperti apa?" demikian pemikiran yang berkembang di pikiran orang-orang Yahudi.

Tidak heran jika-anak Palestina menjadi para penghafal Alquran. Kondisi Gaza yang diblokade dari segala arah oleh Israel menjadikan mereka terus intens berinteraksi dengan al-Qur'an. Tak ada main Play Station atau game bagi mereka. Namun kondisi itu memacu mereka untuk menjadi para penghafal yang masih begitu belia. Kini, karena ketakutan sang penjajah, sekitar 500 bocah penghafal Quran itu telah syahid.

Perang panjang dengan Yahudi akan berlanjut entah sampai berapa generasi lagi. Ini cuma masalah giliran. Sekarang Palestina dan besok bisa jadi Indonesia. Bagaimana perbandingan perhatian pemerintah Indonesia dalam membina generasi penerus dibanding dengan negara tetangganya. Ambil contoh tetangga kita yang terdekat adalah Singapura. Contoh yang penulis ambil sederhana saja, Rokok. Singapura selain menerapkan aturan yang ketat tentang rokok, juga harganya sangat mahal. 

Benarkah merokok dapat melahirkan generasi bodoh! Jika Anda ke Jakarta, di mana saja Anda berada, dari restoran, teater, kebun bunga hingga ke musium, hidung Anda akan segera mencium bau asak rokok! Berapa harga rokok? Cuma Rp.10.000 yang mahal. Hasilnya? Dengan penduduknya berjumlah jutaan orang berapa banyak universitas? Hasil apakah yang dapat dibanggakan? Teknologi? Jauh sekali. Adakah mereka dapat berbahasa selain dari bahasa mereka sendiri? Mengapa mereka begitu sukar sekali menguasai bahasa Inggris? Ditangga berapakah kedudukan mereka di pertandingan matematika sedunia? Apakah ini bukan akibat merokok? Anda fikirlah sendiri?"
[ Read More ]

Posted by ROHIS SMAN 3 Depok - - 0 komentar

SEMESTA (Semarak Euforia Muharram dan Maulid Eksistensikan Islam Ciptakan Perubahan)
adalah sebuah acara yang dikemas sedemikian rupa untuk memperingati Tahun Baru Islam 1431 H dan juga sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Acara SEMESTA ini bertemakan "Indahnya Kehidupan dalam Islam." Acara ini mempunyai 3 tingkatan lomba, yakni tingkat SD, SMP, dan SMA.

Tanggal pelaksanaan :

lomba Intern : 8 - 11 Februari 2010
lomba Ekstern : 19 - 20 Februari 2010

Lomba Intern :

Cerdas Cermat
Kaligrafi
Essay
Desain Pin
Menghias Parcel

Lomba Ekstern :

SD : Dongeng Islam dan Menggambar
SMP : MTQ dan Cerpen Islam
SMA : Nasyid, Cerpen Islam dan Essay

Biaya Pendaftaran :

SD :
Dongeng Islam Rp 25.000,00
Menggambar Rp 25.000,00

SMP :
MTQ Rp 25.000,00
Cerpen Islam Rp 25.000,00

SMA :
Nasyid Rp 50.000,00
Cerpen Islam Rp 25.000,00
Essay Rp 25.000,00

pendaftaran dimulai dari tanggal 1 Februari 2010 hingga tanggal 5 Februari 2010.

Hadirilah pula puncak acara SEMESTA pada tanggal 1 April 2010 dengan menghadirkan talk show guest star, Dzikir Akbar dan Ruqiyah.


CP:
085921120921 (Firman)
08989823321 (Pras)
[ Read More ]